Tampilkan postingan dengan label Wanita Hamil. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wanita Hamil. Tampilkan semua postingan

5 Cara Mengecilkan Perut Setelah Melahirkan yang Efektif

Blog Dokter - Banyak sekali ibu hamil yang mengkhawatirkan bentuk perutnya setelah melahirkan. Hal ini terjadi karena telah banyak kasus ibu hamil yang harus memiliki perut kendur setelah melahirkan. Wajar memang, namun anda tidak perlu khawatir dengan masalah tersebut, sebab tentunya ada banyak cara yang bisa kamu tempuh untuk kembali mengecilkan perutmu.

Beberapa cara di bawah merupakan cara efektif mengecilkan perutmu setelah melahirkan. Oleh karena itu silahkan mencobanya dan jangan khawatir berlebihan.

Cara Mengecilkan Perut Setelah Melahirkan

Berikut Cara Mengecilkan Perut Setelah Melahirkan yang Efektif


1. Menyusui

Jangan mengira dengan menyusui bahkan bentuk payu-daramu akan berubah menjadi kendur. Hal itu adalah anggapan yang sangat salah. Bahkan dengan menyusui maka kamu akan memberikan gizi baik bagi anak sekaligus membantumu mengecilkan perut setelah melahirkan. Sebab dengan menyusui setiap harinya anda juga bisa mengurangi 5000 kalori.

2. Makan Sedikit Tapi Sering

Makanlah dengan porsi yang sedikit namun sering. Hal ini bisa mencegah penumpukan lemak, serta pembakaran lemak dalam tubuhmu bisa teratur dengan baik dan lancar. Maka berat badanmu bisa kembali ideal dan perutmu bisa mengecil setelah melahirkan. 

3. Pilih Makanan yang Rendah Lemak dan Kalori

Sebaiknya pilihlah makanan anda dengan baik. Hindarilah makanan yang mengandung banyak kalori dan juga lemak. Lebih baik memilih banyak kandungan nutrisi. Selain bermanfaat untukmu juga bermanfaat untuk bayimu.

4. Perbanyak mengkonsumsi air putih.

Air putih selalu menjadi solusi bagi apapun. Bahkan untuk mengecilkan perut air putih akan sangat bermanfaat bagimu. Seluruh racun dalam tubuh akan hilang dan mampu membantu pembakaran lemak. Selain itu sistem pencernaan juga sangat dibantu yang akan berdampak langsung untuk mengecilkan perutmu.

5. Olahraga

Tentu saja berolahraga adalah solusi terbaik. Dengan berolahraga maka ia mampu kembali mengencangkan otot-ototmu yang kendur dan memberikan bentuk terbaik untuk perutmu setelah melahirkan.
Itulah cara mengecilkan perut setelah melahirkan. Semua caranya mudah namun kamu harus disiplin menjalankannya. Terima kasih.

Cara Memilih Waktu yang Tepat untuk Hamil dari Usia 20 Sampai 40

Blog Dokter - Untuk wanita yang telah menikah tentunya akan sangat berbahagia jika diberikan kesempatan untuk hamil. Namun adapula beberapa orang yang memilih untuk menunda dulu. Apalagi di jaman modern ini, beragam alat dan sistem program kehamilan sudah sangat canggih, sehingga sangat memungkinkan untuk merencakanan kehamilan.

Namun hal yang harus anda perhatikan adalah waktu yang tepat bagi anda untuk hamil. Dengan mengetahui waktu yang baik, maka akan membantu anda dan memudahkan anda agar bisa hamil dengan cepat di masa subur yang tepat pula.

Memilih Waktu yang Tepat untuk Hamil

Di bawah ini merupakan beberapa waktu yang tepat untuk anda agar bisa merencanakan kehamilan.

1. Usia 20-an

Usia 20-an merupakan masa tersubur bagi seorang wanita. Kesempatan untuk hamil di usia ini sangatlah tinggi. Disinilah kualitas telur terbaik tersedia. Selain itu resiko terjadinya komplikasi kehamilanpun kecil sehingga akan sedikit resiko buruk yang anda dapatkan saat hamil di usia ini.

Sehingga jika pada usia ini anda memikirkan karir anda sendiri, maka mungkin saja anda harus berpikir dua kali. Sebaiknya anda memikirkan kondisi reproduksi anda dulu sebab sedang berada di masa subur dan sehat.

2. Usia 30-an

Di usia ini tentu saja tingkat kesuburan seorang wanita mulai menurun. Bahkan di usia 35 penurunan itu akan menjadi drastis. Setiap bulannya akan hanya ada sekitar 20% bagi anda untuk hamil. Selain itu di usia 30 an akan memberikan anda resiko sangat tinggi jika hamil di usia ini, seperti resiko keguguran serta banyaknya komplikasi saat kehamilan dan persalinan. Bahkan banyak yang sudah menyerah dan memilih bayi tabung jika di usia ini belum mendapatkan keturunan.

3. Usia 40-an

Tentu saja akan ada penurunan tajam di usia 40-an apalagi dalam hal kemampuan untuk hamil secara alami. Bahkan presentase resiko komplikasi kehamilan dan persalinan akan semakin tinggi dari usia 30-an. Bahkan kesempatan untuk hamil di usia ini sangatlah minim yaitu sekitar 4% saja. Sehingga di usia ini program fertilisasi haruslah rutin dilakukan dan harus segera mungkin.
Itulah beberapa dari waktu yang tepat untuk anda untuk memprogram kehamilan. Selamat mencoba.












5 Tips Menjaga Kehamilan Muda Agar Tetap Sehat Sampai Melahirkan

Blog Kesehatan - Tidak ada yang lebih membahagiakan bagi pasangan suami istri saat mengetahui ia segera mungkin akan menjadi orang tua. Saat seorang wanita dinyatakan positif hamil maka sang suami juga akan menjadi siaga agar dapat menjaga kehamilan istri. Apalagi di usia kehamilan yang muda, maka seorang wanita harus lebih berhati-hati terhadap kehamilannya agar bisa sehat dan bertahan.

Dengan dilantiknya anda sebagai ibu dengan usia hamil muda, membuat anda harus mengetahui bagaimana menjaga kehamilan usia muda agar anda bisa terus sehat dan melahirkan buah hati anda dengan selamat. Di bawah ini adalah beberapa tips untuk menjaga kehamilan di usia muda.

Tips Menjaga Kehamilan Muda Agar Tetap Sehat Sampai Melahirkan

Panduan Cara Menjaga Kesehatan Ibu Hamil Sampai Melahirkan

1. Hindari aktifitas berat
Saat sedang hamil muda maka anda sebaiknya menghindari beragam aktifitas berat. Aktifitas berat yang dimaksud adalah bukan hanya pada kerja fisik saja, namun juga pikiran. Namun tidak berarti anda harus berhenti dan tidak mengerjakan apapun, karena berdiam diri saja juga akan memberikan dampak yang buruk bagi tubuh anda. Tetaplah lakukan aktifitas harian anda seperti biasa, namun berusahalah untuk melakukan penyesuaian. Sebab di tiga bulan pertama anda akan merasa sering lemas karena hormon anda yang meningkat.
2. Kendalikan emosi
Seperti yang dikatakan diatas bahwa hormon akan meningkat saat anda sedang hamil. Hal ini juga yang akan membuat anda menjadi sensitive dan mudah marah. Tetapi sebaiknya jika itu terjadi, anda harus mampu mengendalikan emosi hingga tidak membuat anda mudah terganggu psikisnya.

3. Jaga nutrisi
Yang selanjutnya adalah dengan memperhatikan asupan nutrisi. Jangan menghiraukan dan mengabaikan jadwal makan anda. Saat anda hamil muda seringkali dilengkapi dengan rasa mual sampai selera makan yang hilang. Namun ingat anda perlu asupan gizi yang sangat penting untuk kehamilan anda.

4. Hindari kebiasaan buruk
Tinggalkanlah semua kebiasaan buruk anda saat anda sedang hamil muda. Jika anda merokok maka berhentilah sekarang juga. Serta jangan mengkonsumsi obat-obatan, kafein dan juga alkohol yang tentunya membahayakan kehamilan anda karena akan menghambat pertumbuhan bayi.

5. Konsultasikan kehamilan dengan bidan atau dokter kandungan
Rajinlah berkonsultasi dengan dokter saat kehamilan masih mencapai usia muda. Jangan membiarkan anda tidak mengetahui kondisi terkini dari janin anda. Hal ini bisa mencegah jika ada hal yang kurang baik terjadi pada janin anda.
Itulah beberapa tips yang bisa menjaga kehamilan muda. Semoga dengan informasi di atas anda dapat sampai pada proses persalinan dan melahirkan anak yang sehat.- > yukhamil.com 

Pelajari 4 Cara Merawat Bayi 0-6 Bulan Pertama

Kesehatan Bayi - Kehadiran bayi di tengah-tengah keluarga memang sangat dinantikan. Tak ayal ketika bayi tersebut lahir berbagai perawatan khusus pun akan diberikan. Butuh keahlian khusus untuk melakukan perawatan kepada bayi. Mulai dari membersihkan bagian-bagian tubuh tertentu, hingga cara memandikannya. Ada beberapa bagian tubuh bayi yang cenderung lebih sering kotor seperti bagian mata, telinga, hidung, dan juga alat kelamin. Untuk itu kami akan bahas mengenai cara merawat bayi 0-6 bulan yang mudah untuk dipelajari terutama bagi para ibu baru.

Cara Merawat Bayi 0-6 Bulan Pertama

Beberapa cara yang benar merawat bayi umur 0-6

1. Perawatan mata untuk bayi 0-6 bulan

Mata bayi belum dapat mengedip sempurna seperti orang dewasa, untuk itu perlu perawatan yang lebih khusus.Untuk membersihkan mata bayi yang masih sensitive ini, anda dapat menggunakan kapas.Basahi kapas dengan air hangat kemudian usapkan pada kelopak hingga ujung mata.Lakukan secara perlahan agar tidak melukai mata si bayi.


2. Perawatan hidung untuk bayi 0-6 bulan

Cara merawat bayi 0-6 bulan memang perlu kehati-hatian, salah satunya ketika sedang membersihkan hidung si bayi.Lubang hidung bayi yang masih sangat kecil memang cukup sulit untuk dijangkau.Namun anda dapat memanfaatkan cotton bud dengan ukuran yang kecil untuk membersihkan hidung bayi.Agar lebih mudah mengeluarkan kotoran, basahi dulu cotton bud dengan air hangat.Jangan terlalu dalam memasukkan cotton bud ke dalam hidung bayi.

3. Perawatan telinga untuk bayi 0-6 bulan

Telinga bayi ternyata juga akan sering kotor, untuk itu anda perlu membersihkannya secara berkala. Untuk membersihkan bagian telinga sama dengan cara membersihkan hidung hanya saja untuk penggunaan air hangat dapat diganti dengan minyak khusus bayi. Untuk telinga anda cukup membersihkan bagian luar telinga saja.


4. Perawatan alat kelamin untuk bayi 0-6 bulan

Alat kelamin pada bayi juga masih sangat sensitive, untuk itu sebagai ibu perlu tahu cara membersihkan alat kelamin yang benar dan tepat. Untuk bayi yang berjenis kelamin laki-laki, cukup dengan mengusapkan kapas basah dari buah zakar hingga ke anus bayi. Jangan lupa menarik-narik kulup p3nis dengan hati-hati ke bagian pangkal p3nis.Sementara untuk bayi perempuan, anda juga dapat menggunakan kapas basah dan mengusapkannya di sekitar alat kelamin, hingga ke vagina dan anus bayi.

Itulah tadi beberapa cara yang tepat merawat bayi 0-6 bulan pertama. Selain cara di atas, anda juga perlu memperhatikan cara memandikan bayi yang tepat. Jika belum mampu memandikan bayi sendiri, anda dapat menyewa orang lain yang sudah mahir dan terlatih dalam memandikan bayi. Perhatikan cara memandikan bayi yang benar, agar untuk selanjutnya anda dapat memandikan buah hati anda sendirian.

Semoga artikel ini bermanfaat dan selamat mencoba.

6 Tanda - Tanda Bayi Anda Akan Segera Lahir

Tips Hamil - Menunggu kehadiran buah hati lahir ke dunia merupakan saat-saat yang menggembirakan sekaligus mengkhawatirkan. Masa kehamilan yang sudah memasuki bulan-bulan delapan dan sembilan, menjadi sebuah acuan dalam persiapan persalinan. Beberapa hal yang dapat anda perhatikan ketika sudah memasuki kehamilan tua yaitu tanda-tanda bayi akan lahir. Karena dengan mengetahui beberapa tanda akan melahirkan, anda dapat dengan segera mempersiapkan persalinan. Tanda-tanda tersebut antara lain:

Tanda - Tanda Bayi Akan Segera Lahir

Kenali Tanda Tanda Anda Akan Segera Melahirkan

A) sakit punggung

Seorang ibu yang akan melahirkan memiliki gejala sakit punggung yang tak biasa. Hal ini menjadi gejala yang umum terjadi pada ibu hamil, namun berbeda sakitnya ketika itu merupakan tanda segera melahirkan karena sakit punggung tersebut disebabkan oleh tekanan panggul akibat posisi bayi yang mulai turun dan berada di area panggul.

B) timbul rasa mulas

Rasa mulas yang dirasakan ibu yang akan melahirkan, bukan disebabkan karena ingin buang air besar, tetapi itu merupakan reaksi bayi yang akan keluar.

C) keluar lendir

Lendir yang dikeluarkan vagina menunjukkan debit yang bertambah, hal tersebut dikarenakan sudah dekatnya waktu bayi keluar.

D) keinginan buang air kecil

Keinginan buang air kecil yang anda rasakan tidak dapat ditahan, dikarenakan bayi semakin mendorong ke arah bawah.

Baca juga : Tips Memandikan Bayi Yang Baru Lahir

E) kontraksi

Kontraksi hebat, disertai rasa mulas serta sakit di pinggang dan paha.Segeralah pergi ke dokter atau tenaga medis terdekat jika kontraksi semakin kuat dan muncul secara teratur (3-5 menit), dan durasi 45-60 detik. Kontraksi yang seperti itu adalah tanda-tanda bayi akan lahir.

F) air ketuban pecah

Air ketuban dapat pecah tanpa diawali rasa mulas dan kontraksi.Cairan air ketuban keluar tanpa bisa ditahan.Oleh karena itu, jika cairan yang keluar tidak berbau, jernih, dan tentunya bersih, maka itu dapat dipastikan sebagai air ketuban.Ketika hal tersebut terjadi, anda harus segera pergi ke dokter untuk menghindari terjadinya infeksi pada kandungan anda.

Artikel Lainnya : Tips Mengatasi Kondisi Lemas Setelah Melahirkan

Perlu anda ketahui, terkadang ibu hamil juga merasakan seperti halnya akan melakukan persalinan. Hal itu dapat diketahui dari gejala yang dirasakan yaitu kontraksi yang tidak kuat, terasa nyeri pada perut bagian bawah. Kontraksi yang anda rasakan juga akan berhenti jika anda mengubah posisi tidur atau posisi duduk anda. Tanda-tanda tersebut bukanlah tanda persalinan sudah dekat, melainkan persalinan semu.Persalinan yang normal atau kelahiran cukup bulan biasanya terjadi pada masa kehamilan minggu ke 38 hingga 42, yang dihitung mulai hari pertama haid terakhir (hpht).Apabila ibu hamil melakukan persalinan sebelum minggu ke-38, maka persalinan tersebut disebut sebagai kelahiran prematur, dan apabila persalinan yang terjadi setelah minggu ke-42, disebut sebagai kelahiran lewat waktu.

10 Cara Ampuh Mengatasi Bayi Menangis

BlogDokter - Memiliki bayi di tengah-tengah keluarga merupakan pengalaman yang menyenangkan. Apalagi jika bayi tersebut berada pada usia yang mengemaskan. Namun tidak dapat dipungkiri juga akan menjadi tantangan sulit bagi orang tua untuk mengatasi saat seorang bayi rewel, apalagi jika itu terjadi pada malam hari di saat jam tidur.

Bayi menangis biasanya disebabkan oleh beberapa faktor. Sebab bayi belum dapat menyatakan keinginannya lewat bahasa maka ia akan mengekspresikan dengan tangis. Contohnya saja saat bayi lapar atau saat mereka buang air, maka sang bayi tentu saja akan menangis.

Panduan Cara Mudah Menenangkan Bayi Menangis

Cara Ampuh Mengatasi Bayi Menangis
Ilustrasi Menatasi Bayi Menangis
Bagi anda para orang tua sahabat Dokter yang ingin mengetahui cara menangani bayi yang menangis maka anda perlu mengikuti cara menangani bayi di bawah ini.

Berikut 10 Cara Ampuh Mengatasi bayi Menangis
1. Menggendong Bayi
Menurut situs Instictive-Parenting, beberapa bayi menangis karena ingin merasa lebih baik. Mereka bisa saja menangis karena lingkungan yang membuatnya stres dan merasa kaget saat hidup di luar janin. Jika bayi menangis karena hal itu, gendonglah dia dan biarkan tangisan itu. Namun tunjukkan padanya kalau dia boleh menunjukkan emosinya. Jangan timang bayi terlalu keras. Cobalah alihkan perhatiannya dengan mainan. Dengan membiarkan bayi menangis untuk melepaskan stres yang dirasakannya, episode tangisan ini akan berangsur-angsur berkurang.
2. Posisi Berbeda
Jika menggendong bayi kolik dengan posisi wajah ke atas, ini tidak membantu penderitaannya. Cobalah posisi lain. Gendong bayi menghadap ke bawah - dengan tangan di bawah perut dan kepala di lengan. Ini mungkin menenangkannya. Tekanan pada perutnya dapat membantu mengurangi gas dan rasa tidak nyaman.

3. Beri Empeng
Bayi memiliki insting mengisap yang kuat, sehingga empeng juga dapat menenangkan bayi yang kolik. Bonus: penelitian telah menemukan, empeng juga dapat membantu mencegah sindrom kematian bayi mendadak (SIDS).

4. Kontrol Emosi Anda
Perlu diingat, bayi sangat sensitif pada lingkungannya. Jika Anda sebagai ibunya merasakan stres, cemas, sedih atau tidak sabar, bayi bisa merasakannya. Apalagi jika Anda merasakan perasaan-perasaan tersebut saat menggendongnya. Cobalah kontrol emosi Anda dan ubah rasa tidak nyaman itu menjadi rasa cinta.

5. Jalan-jalan
Bayi dalam rahim terbiasa dibawa bergerak. Meniru hal ini, bisa dengan membawa bayi bergerak untuk membuatnya tertidur. Taruh bayi di ayunan, kursi goyang, beri kursi mobil bergetar, namun jangan pernah meninggalkan bayi sendiri, karena selalu ada bahaya terjatuh. Bawa bayi kolik berjalan-jalan dengan mobil, juga dapat dilakukan.

6. Pijat Bayi
Ingat kekuatan dari sentuhan pada bayi kolik. Banyak bayi sentuhan skin to skin . Penelitian telah menemukan, bayi yang dipijat berkurang menangis dan tidur lebih baik. Coba tanggalkan pakaian bayi dan pijat lembut, pijat lembut bagian kaki, lengan, punggung, dada, dan wajah. Ini juga dapat menenangkan Anda.

7. Lampin
Bagi orang dewasa, dibungkus selimut mungkin terasa seperti dikekang. Tetapi bagi bayi yang menangis dan rewel, lampin terasa seperti rahim sempit, akrab, dan menghibur. Namun seberapa ketat lampin dapat dililitkan, lilit dengan kekuatan cukup saja sehingga lampin bayi tidak lolos, maupun lengan dan kakinya bebas dan memukul dirinya sendiri.

8. Konsultasi dengan Dokter
Jika Anda khawatir akan tangisan bayi yang menderita, bawalah ke dokter. Dokter anak dapat memberikan petunjuk dan menyimpulkan penyebab medis. Kendati beberapa bayi tidak beralasan khusus menangis atau bayi hanya lebih mudah menangis ketimbang bayi lain. Jadi pada saat bayi Anda menangis, ingat-ingat dua hal: Ini bukan kesalahan dan hal ini tidak akan berlangsung selamanya.

9. Istirahat Sebentar
Menghibur bayi setelah menangis keras di malam sebelumnya karena kolik, merupakan hal penting. Anda mungkin merasa kewalahan, frustrasi, dan kurang efektif dalam bekerja. Jika tidak ada dampak yang terlihat, istirahatlah. Serahkan bayi pada pasangan Anda atau anggota keluarga lain. Ketika itu bukan pilihan, ingatlah jika sah-sah saja membiarkan bayi menangis dalam keranjang tidurnya sebentar sementara Anda mengumpulkan energi.

10. Upayakan Sendawa
Ketika bayi menangis, Ia bisa menelan banyak udara. Itu dapat membuatnya kembung dan tidak nyaman, lalu membuatnya menangis lebih keras. Cobalah gendong dengan posisi vertikal dan urut lembut punggungnya. Posisi klasik (kepala bayi di atas bahu Anda) kerap efektif walaupun dapat membuat bayi gumoh di punggung. Metode lain: baringkan bayi dengan kepala di bagian lutut, atau tarik bayi menyerupai gerakan sit-ups dengan salah satu lengan mendukung dada dan leher nya.

Baca juga : 10 Cara Aman dan Sehat Merawat Bayi

Terima kasih telah membaca 10 Cara Ampuh Mengatasi bayi Menangis. Semoga dengan artikel diatas anda dapat menenangkan bayi dengan cepat.