Tampilkan postingan dengan label Fisika. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fisika. Tampilkan semua postingan
Macam-Macam Alat-alat Optik Yang Biasa Terdapat Dikehidupan Sehari-hari

Macam-Macam Alat-alat Optik Yang Biasa Terdapat Dikehidupan Sehari-hari

Alat-alat Optik

    Didalam kehidupan sehari-hari terdapat banyak sekali
alat-alat optik yang digunakan untuk memudahkan kegiatan
manusia atau kegiatan lainnya, jenis alat optik banyak sekali
baik yang alami maupun buatan. Dalam kehidupan sehari-hari
banyak alat optik yang bekerja dengan memanfaatkan peristiwa
pemantulan dan pembiasan cahaya, berikut contoh alat optik :

1. Mata

    Mata adalah salah satu indera manusia yaitu indera pengelihatan.
Mata terdiri dari lensa mata retina, otot, dan saraf.
Mata termasuk alat optik karena didalam mata terdapat lensa, lensa
pada mata berfungsi untuk menerima cahaya yang dipantulkan 
benda-benda yang anda lihat. mata dapat menggambarkan suatu
benda bila ada cahaya dan benda tersebut dapat memanntulkan 
cahaya. Jika gelap mata tidak dapat melihat karena tidak ada cahaya
yang diterima oleh mata. 

2. Kamera

    Kamera merupakan alat optik digital yang berguna untuk mengabadikan
kejadian-kejadian penting dalam kehidupan sehari-hari. Kamera terdiri dari
tiga bagian utama yaitu lensa, diafragma, dan film. Jika diperhatikan kinerja
kamera sama dengan kinerja mata. Mata kita menangkap bayangan diretina
lalu dilolah melalui saraf, sedangkan pada kamera bayangan yang ditangkap
lensa dibentuk oleh film.


3. Lup

     Lup adalah alat optik yang berguna untuk memperbesar tulisan atau benda,
lup biasanya menggunakan lensa cembung. Jika ingin mengamati benda 
menggunakan lup maka benda harus diletakan tepat di titik fokus lensa sehingga
sinar yang masuk kemata berupa sinar sejajar.

4. Mikroskop

     Biasanya mikroskop digunakan untuk melihat atau meneliti benda-benda
atau makhluk hidup yang tidak dapat dilihat dengan mata telanjang atau berukuran
mikro. Mikroskop terdiri atas dua buah lensa cembung yang berguna untuk
memperbesar bayangan, lensa tersebut adalah lensa objektif dan lensa okuler.
Jarak fokus lensa objektif lebih kecil dari jarak fokus lensa okuler. Bayangan 
yang dibentuk lensa okuler memiliki sifat maya, tegak, dan diperbesar.


5. Teleskop

     Teleskop adalah alat optik yang biasa digunakan untuk melihat benda-benda
yang  jaraknya jauh, teleskop dibedakan menjadi dua yaitu teleskop bias dan baur.
teleskop bias antara lain adalah :
- Teropong bintang
- Teropong bumi
- Teropong panggung


6. Periskop

    Adalah alat optik yanng biasanya terdapat di kapal selam dan digunakan untuk
mengamati permukaan laut. Periskop terdiri dari dua buah lensa cembung dan
dua buah prisma siku-siku sama kaki


Pembiasan Cahaya

Pembiasan Cahaya

Pengertian Pembiasan Cahaya

  Pembiasan adalah perubahan arah sinar cahaya ketika melewati 
dua medium transparan yang memiliki kerapatan yang berbeda,
misalnya udara dan air. Pembiasan merupakan fenomena penting
yang mendasar untuk menjelaskan kejadian-kejadian yang terjadi
pada lensa dan prisma.

Sinar yang datang dari medium lebih rapat ke medium yang kurang rapat,
misalnya dari kaca ke air akan dibiaskan menjauhi garis normal.
Apabila sinar yang datang mengenai medium yang kurang rapat maka
akan dihasilkan sinar bias dengan sudut 90 derajat, sudut ini disebut sudut kritis,
 Jadi hukum pembiasan cahaya dapat dituliskan sebagai berikut :

a. Sinar datang, sinar bias, dan garis normal terletak pada satu bidang datar
    dan ketiganya berpotongan disatu titik.

b. Sinar datang dari medium kurang rapat menuju medium lebih rapat dibiaskan
    mendekati garis normal, sebaliknya jika sinar datang dari medium lebih rapat
    menuju medium kurang rapat dibiaskan menjauhi garis normal. Sinar datang
    tegak lurus bidang batas diteruskan atau tidak mengalami pembiasan.


Contoh Pembiasan cahaya 


1. Pembiasan pada Lensa Cekung

      Lensa cekung adalah lensa yang memiliki bentuk lengkung sehingga 
ketebalan bagian tengahnya lebih tipis dari pada bagian tepi-tepinya. 
Lensa cekung juga biasa disebut lensa negatif, lensa cekung memiliki sifat
menyebarkan cahaya atau yang biasa disebut divergen. Berbeda dengan
cermin, lensa digolongkan benda tembus cahaya,  yaitu benda yang dapat
meneruskan cahaya.
 Adapun sinar-sinar istimewa pada lensa cekung yaitu sebagai berikut :

1). Sinar datang sejajar sumbu utama akan dibiaskan seolah-olah berasal
     dari titik fokus.
2). Sinar datang seolah-olah menuju titik fokus pertama (F1) maka akan 
     dibiaskan sejajar sumbu utama.
3). Sinar yang datang melewati pusat optik lensa tidak dibiaskan.

2. Pembiasan pada Lensa Cembung

     Lensa cembung memiliki sifat membiaskan cahaya. Lensa cembung
berbentuk teratur keluar dan memiliki sifat mengumpulkan sinar (Konvergen).
Pada lensa, sinar istimewa sangat penting karena menjadi dasar melukis 
pembentukan bayangan pada lensa. berikut adalah sinar-sinar istimewa pada 
lensa cembung

1). Sinar datang sejajar sumbu utama akan dibiaskan melalui titik fokus (F1)
     dibelakang lensa.
2). Sinar datang menuju titik fokus didepan lensa (F2) akan dibiaskan sejajar 
     sumbu utama
3). Sinar yang datang melewati pusat optik lensa diteruskan, tidak dibiaskan.


3. Pembiasan pada Prisma

     Prisma adalah alat yang terbuat dari gelas dan biasanya dipakai untuk 
merefleksikan cahaya atau untuk memisahkannya ( dispersi ) menjadi 
spektrum warna pelangi. Sudut yang dibentuk dua pembias disebut sudut
pembias. Sinar yang dijatuhkan pada bidang pembias pertama, dan yang
keluar dari bidang pembias kedua membentuk sudut tertentu dengan sinar
masuk, sudut itu disebut sudut deviasi


Pemantulan Cahaya

Pemantulan Cahaya

Pemantulan Cahaya

Pengertian Pemantulan Cahaya

      Setiap benda disekeliling kita dapat memantulkan cahaya,itulah yang 
menyebabkan kita dapat melihat benda tersebut.beberapa benda bersifat 
memantulkan cahaya yang memiliki panjang gelombang tertentu. Hal itu 
pula yang menyebabkan benda memiliki warna yang berbeda.

Jika anda membuat garis yang tegak lurus dengan cermin maka anda 
akan mendapatkan sebuah garis yang dinamakan garis normal,Sinar datang, 
Sinar pantul, dan Garis normal berada pada satu bidangyang sama. 
Secara lengkap hukum pemantulan cahaya adalah sebagai berikut :

1). Sinar datang, Sinar pantul, dan Garis normal terletak pada satu
     bidang datar
2). Sudut datang sama dengan sudut pantul

Meskipun semua benda memiliki sifat memantulkan cahaya tetapi 
hanya beberapa saja yang dapat memantulkan cahaya dengan sempurna,
hal ini dipengaruhi oleh permukaan benda tersebut. Cahaya yang mengenai
permukaan yang bening dan rata akan dipantulkan secara teratur oleh 
permukaan tersebut. Sedangkan pada permukaan tidak rata cahaya yang
dipantulkan permukaan tersebut tidak teratur, pantulan jenis ini disebut
Pantulan Baur.


a. Pemantulan Cahaya pada Cermin Datar

     Sinar datang yang mengenai cermin datar akan dipantulkan.
 jika sinar datang tegak lurus terhadap cermin akan dipantulkan tegak 
lurus dengan cermin. Saat bercermin anda akan melihat seolah-olah
bayangan berada dibelakang cermin, namun sebenarnya bayangan 
tidak berada dibelakang cermin, bayangan seperti ini dinamakan 
Bayangan Maya. Sifat bayangan yang dibentuk cermin datar yaitu :

1). Sama besar
2). Tegak lurus
3). Berkebalikan 
4). Maya
5). Jarak benda sama dengan 
     jarak bayangan ke cermin

b. Pemantulan Cahaya pada Cermin Cekung

     Cermin cekung adalah cermin yang bentuknya lekung teratur kedalam
menyerupai permukaan pada bola. Bagian tengah cermin memiliki jarak 
yang jauh ke benda dari pada sisi tepi cermin. Pada cermin cekung jarak
benda mempengaruhi bayangan yang dihasilkan, cermin cekung bersifat
mengumpulkan cahaya ( Konvergen ). Pada cermin cekung terdapat tiga
sinar istimewa yaitu sebagai berikut :

1). Sinar datang melalui titik fokus akan dipantulkan sejajar sumbu utama.
2). Sinar datang sejajar sumbu utama akan dipantulkan melalui titik fokus.
3). Sinar datang melalui pusat kelengkungan akan dipantulkan kembali
     melalui titik pusat lengkung cermin.


c. Pemantulan Cahaya pada Cermin Cembung

     Cermin cembung adalah cermin yang permukaanya berbentuk teratur
ke luar, bagian tengah cermin memiliki jarak lebih dekat ke benda daripada
tepinya. Cermin cembung memiliki sinar istimewa, Sinar-sinar istimewa
tersebut yaitu :

1). Sinar datang sejajar sumbu utama akan dipantulkan seolah-olah dari titik 
     fokus.
2). Sinar datang seolah-olah menuju titik fokus akan dipantulkan sejajar sumbu
     utama.
3). Sinar datang yang menuju pusat kelengkungan cermin akan dipantulkan 
      seolah-olah berasal dari pusat kelengkungan yang sama.


Pengertian GELOMBANG , Macam-Macam Gelombang

Pengertian GELOMBANG , Macam-Macam Gelombang

Glombang

Adalah Getaran yang merambat. namun sebuah getaran belum tentu 
sebuah gelombang.


     Pada Gelombang energi dari sebuah getaran berpindah jauh
dari sumbernya dalam bentuk sebuah gangguan di sekitar mediumnya.
Namun gerakan ini bermasalah untuk sebuah gelombang transversal, 
dimana energi bergerak di kedua arah yang sama atau untuk gelombang
elektromagnetik/ cahaya dalam hampa udara dimana konsep medium tidak
berlaku dan interaksi dengan suatu target adalah kunci utama untuk pendeteksian
dan penerapan praktis sebuah gelombang

Macam Gelombang

- Gelombang Transversal
   adalah gelombang yang arah rambatannya tegak lurus
dengan arah getarnya. Contohna adalah Cahaya

- Gelombang Longitudinal
  adalah gelombang yang memiliki arah getaran yang sama
dengan arah rambatannya, artinya arah gerakan medium gelombang
sama atau berlawanan arah dengan perambatan gelombang.

   Gelombang Longitudinal mekanis juga disebut sebagai gelombang
mampatan atau gelombang kompresi contohnya gelombang seismik 
yang disebabkan oleh ledakan.
Namun gelombang elektromagnetik dalam medium plasma bisa berbentuk
transversal, longitudinal dan campuran keduanya.
Gelombang Mekanik dan Gelombang Elektromagnetik

Gelombang Mekanik dan Gelombang Elektromagnetik


Baca juga Artikel tentang Gelombang

A. Gelombang Mekanik

    Gelombang air, Gelombang bunyi, dan gelombang talli merupakan
contoh dari gelombang mekanik. Gelombang-gelombang ini memerlukan
medium untuk dapat merambatkan gelombang. Air, Udara, dan Tali merupakan
contoh medium yang dapat merambatkan gelombang. Gelombang tersebut ditimblkan
oleh adanya getaran mekanik. Oleh karena itu gelombang-gelombang tersebut
 dikelompokkan kedalam gelombang mekanik. Umumnya gelombang mekanik dapat
 diamati dengan mata telanjang.


B. Gelombang Elektromagnetik

    adalah gelombang yang dapat merambat walau tidak ada medium.
Energi elektromagnetik merambat dalam gelobang dengan beberapa karakter
yang bisa diukur yaitu panjang gelombang, frekuensi, amplitudo, kecepatan.
Amplitudo adalah tinggi gelombang sedangkan panjang gelombang adalah jarak
antara dua puncak. Frekuensi adalah jumlah gelombang yang melalui suatu titik dalam
satu satuan waktu, karena kecepatan energi elektromagnetik adalah konstan maka panjang
gelombang dan frekuensi berbanding terbalik, bisa dikatakan semakin panjang suatu 
gelombang semakin rendah frekuensinya dan sebaliknya

Ciri-ciri gelombang elektromagnetik

- Perubahan medan listrik dan medan magnetik terjadi pada saat bersamaan
- Arah medan listrik dan medan magnetik saling tegak lurus terhadap arah rambat gelombang
- Gelombang elektromagnetik bersifat Transversal
- Cepat rambat gelombang elektromagnetik tergantung hanya pada sifat-sifat 
   listrik dan magnetik medium yang di tempuhnya

Pengertian GETARAN dan Jenis-jenis Getaran

GETARAN

  Getaran adalah suatu gerak bolak-balik di sekitar kesetimbangan. 
Yang dimaksud kesetimbangan adalah keadaan dimana suatu benda berada pada posisi diam jika tidak ada gaya yang bekerja pada      benda tersebut. Getaran memiliki amplitudo yang sama.


Jenis - Jenis Getaran     

  • Getaran Bebas
        Adalah getaran yang terjadi bila sistem mekanis dimulai  dengan gaya awal lalu dibiarkan bergetar secara bebas.

  • Getaran Paksa
        Adalah getaran yang terjadi bila gaya bolak-balik atau 
gerakan diterapkan pada  sistem mekanis.

1. Amplitudo
        Adalah pengukuran Skalar yang non negatif dari osilasi suatu gelombang.
 Amplitudo juga dapat di definisikan sebagai jarak atau simpangan terjauh dari
titik kesetimbangan dalam gelombang.

2. Frekuensi

       Adalah Ukuran jumlah putaran ulang per- peristiwa dalam suatu waktu

Untuk menghitung Frekuensi, seseorang menetapkan jarak waktu,
menghitung jumlah kejadian peristiwa, dan membagi hitungan ini dengan 
panjang jarak waktu, pada satuan SI hitungan ini dinyatakan dalam satuan Hertz (Hz).
Hertz atau Hz diambil dari nama pakar fisika jerman yaitu Heinrich Rudolf Hertz yang
menemukan fenomena ini pertama kali.