Tampilkan postingan dengan label Puasa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puasa. Tampilkan semua postingan

12 Jenis Penyakit yang Mengharuskan Anda Tidak Berpuasa

Blog Kesehatan - Berpuasa di bulan Ramadhan merupakan kewajiban bagi segenap umat muslim. Namun di dalam Al-Quran adapula penjelasan mengenai kondisi apa sajakah yang membolehkan seorang muslim untuk tidak puasa. Jika anda sedang dalam perjalanan atau sedang sakit maka tidak wajib bagi anda untuk berpuasa.

Salah satu dari alasan tersebut adalah sakit. Sebab ada beberapa dari penyakit yang sangat berbahaya bagi anda apalagi jika anda menjalankan ibadah puasa. Olehnya itu penting bagi anda untuk mengetahui penyakit anda sebelum menjalankan ibadah puasa. Sebab tidak semua tubuh dengan jenis penyakit tertentu memiliki kebugaran yang sama untuk berpuasa.

Meskipun banyak cara yang dianjurkan, misal tetap mencukupi kebutuhan kalori meski sedang sakit. Atau bagi penderita diabetes adalah dengan menyuntikkan insulin. Namun tidak semua jenis penyakit yang bisa diberikan alternative seperti itu.

Berikut Jenis Penyakit yang Mengharuskan Anda Tidak Berpuasa

Apa sajakah jenis penyakit yang mengharuskan anda tidak berpuasa


1. Pasien tengah perawatan rumah sakit
Tentu saja pasien yang sedang di rawat atau di opname wajib untuk tidak puasa. Karena ia sedang berada pada masa yang harus diketahui perkembangan kondisi fisiknya.

2. Penderita infeksi akut, radang-radang tenggorokan berat, demam tinggi, diare akut, mual dan muntah

3. Penderita migren ( Cara mengatasi Penyakit Migren )

4. Penderita asma akut

5. Pendertia paru obstruksi kronis

6. Penderita gagal jantung

7. Penderita maag akut ( Tips Berpuasa Bagi Penderita Maag )

8. Penderita kanker

9. Penderita gangguan hati kronis

10. Penderita gagal ginjal kronis

11. Penderita diabetes yang belum terkontrol

12. Lansia penderita Alzheimer
Editor Pick:
Itulah beberapa jenis penyakit, yang sebaiknya anda tidak berpuasa jika mengalami salah satu riwayat penyakit ini. Hal ini akan berbahaya jika anda tetap memaksakan berpuasa, sebab bisa membuat kondisi anda bertambah parah.

Sebab dalam islam juga, anda tentunya akan diberikan kemudahan cara mengganti puasa itu dengan membayar fidyah.

6 Tips Agar Puasa Menjadi Lebih Ringan Selama Bulan Ramadhan

Blog Kesehatan - Berpuasa di Bulan Ramadhan merupakan kewajiban setiap umat muslim. Hal ini dilakukan sebagai ibadah yang bisa membuat kita sehat serta merasakan bagaimana rasanya menahan lapar dan haus serta hawa nafsu untuk melatih jiwa kita. Penting untuk tidak merasa bahwa berpuasa adalah ibadah yang berat bagi anda. Agar menjalankan ibadah tetap khidmat dan juga ikhlas.

Olehnya itu saat berpuasa penting kiranya anda melakukan hal yang bisa membuat puasa anda menjadi ringan dan juga tidak begitu membuat anda kelelahan. Di bawah ini merupakan beberapa tips agar puasa anda menjadi lebih ringan.

Berikut Tips Agar Puasa Menjadi Lebih Ringan Selama Bulan Ramadhan

Berikut Cara Agar Menjalankan Puasa Terasa Mudah Selama Bulan Ramadhan

1. Konsumsi Karbohidrat Kompleks
Saat sahur dan berbuka carilah menu makanan yang mengandung karbohidrat kompleks yaitu ubi, jagung, , oatmeal, roti gandum atau nasi merah. Kandungan karbohidrat kompleks ini akan membantu anda untuk bisa kenyang lebih lama. Namun anda juga harus menambahkan makanan berserat tinggi yang bisa membantu anda kenyang lebih lama. Sebab biasanya di awal puasa, anda akan mengalami gangguan pencernaan karena pola makan anda yang berubah.

2. Tingkatkan Asupan Protein
Agar tidak lelah selama berpuasa anda juga bisa menyeimbangkan karbohidrat tersebut dengan asupan protein. Jika biasanya protein yang anda konsumsi dalam jumlah yang sedikit, maka anda bisa menambahnya dengan meragamkan jenis lauk yang banyak mengandung protein, anda bisa memperbanyak lauk seperti, daging, ayam, ikan, putih telur, kacang-kacangan dan makanan tinggi protein lainnya. Anda bisa kenyang lebih lama dengan mengonsumsi protein tersebut.


3. Konsumsi Lemak Baik
Jangan menganggap semua jenis lemak adalah hal mengerikan. Adapula lemak yang bisa anda manfaatkan dengan baik. Adalah lemak baik yang bisa didapatkan dari ikan, kacang-kacangan, minyak zaitun, dan buah seperti alpukat. Lemak ini mengandung (HDL) yang juga diperlukan tubuh untuk menyerap nutrisi. Energi tubuh bisa diproduksi dari lemak baik ini dan membantu menurunkan kolesterol, dan mengurangi risiko penyakit jantung.

4. Kurangi Konsumsi Garam
Hindarilah untuk mengonsumsi makanan yang terlalu asin saat sahur dan berbuka. Garam bisa membuat anda dehidrasi dan cepat lapar. Selain itu banyak sekali pula penyakit yang bisa timbul karena mengonsumsi makanan yang asin. Olehnya itu agar puasa anda lebih ringan sebaiknya hindari makanan asin.

5. Cukupi Kebutuhan Cairan Tubuh
Selalu ingat untuk menjaga tubuh terhidrasi. Cukupkan kebutuhan cairan anda dengan banyak meminum air jika anda sahur dan berbuka. Dengan mencukupi kebutuhan tersebut maka anda tidak akan mudah haus dan lelah saat berpuasa. Dan puasa anda akan terasa lebih ringan.


6.Olahraga
Stop menganggap bahwa olahraga akan melelahkan anda di saat berpuasa. Hal itu hanya mitos saja. Bahkan faktanya saat anda berolahraga anda bisa lebih fit dan stamina terjaga selalu. Anda bisa melakukan rutinitas olahraga sebelum berbuka dan cukupkan dengan olahraga ringan saja.


Nah itulah beberapa tips agar anda mudah dan terasa ringan dalam menjalankan puasa. Ingat, jangan jadikan puasa adalah beban. Jadikan puasa anda penuh berkah dengan keikhlasan, dan bantu tubuh anda dengan cara-cara diatas. Selamat mencoba.

6 Cara Ampuh Mengatasi Dehidrasi Saat Berpuasa

Blog Kesehatan - Tentu saja saat berpuasa anda harus dapat menahan haus dan lapar. Di cuaca panas yang ekstrem seperti sekarang ini, berpuasa tentunya akan lebih sulit daripada yang biasa anda jalankan. Resiko cepat dehidrasi sangatlah besar, mengingat cuaca panas yang dengan cepat menguapkan ion dalam tubuh anda.

Mungkin menurut anda dehidrasi saat puasa adalah hal yang biasa. Namun jangan mengangap remeh dehidrasi, karena terkadang datangnya saat jadwal berbuka masih lama. Olehnya itu jika anda ingin puasa anda di bulan ramadhan ini tetap berjalan lancar, sebaiknya anda melakukan hal yang bisa mengatasi dehidrasi saat berpuasa.

Mengalami Mengatasi Dehidrasi Saat Berpuasa

Beberapa cara agar mampu mengatasi dehidrasi saat berpuasa


1. Konsisten dengan 8 Gelas Setiap Hari
Anda pasti sudah mengetahui bahwa kebutuhan air dalam tubuh adalah 8 gelas per hari. Namun bagaimana jika sedang berpuasa? Apakah 8 gelas harus dipenuhi? Tentu saja. Kebutuhan 8 gelas perhari harus tetap anda penuhi. Walaupun sedang berpuasa anda bisa mengakali kebutuhan ini. Bisa saja saat sahur anda mencicil hingga 4 gelas, dan melengkapi kebutuhan itu saat sedang berbuka. Dengan ini, anda tidak perlu khawatir akan cepat mengalami dehidrasi saat berpuasa.

Lihat : Tips Berpuasa untuk Penderita Maag

2. Hindari Kafein dan Minuman Bersoda
Hindarilah banyak mengkonsumsi minuman yang mengandung kafein serta minuman bersoda. Akan percuma anda minum air putih jika dibarengi dengan minum kedua jenis minuman tersebut. Sebab minuman yang mengandung kafein dan soda memiliki bahan yang bisa menghilangkan manfaat air dalam tubuh. Jika anda ingin mengganti kopi dengan minuman lain, teh hijau bisa menjadi alternatif anda untuk dinikmati saat sahur.

3. Beri Rasa Pada Air Mineral
Jika anda adalah orang yang sangat malas untuk minum, maka sebaiknya berikanlah rasa pada air mineral yang ingin anda konsumsi. Namun hidarilah untuk memberi gula atau pemanis lainnya. Anda bisa menggunakan perasan jerul lemon atau jeruk nipis agar menambah kesegaran daria ir mineral yang anda konsumsi. Dengan memberi rasa pada air mineral anda bisa meminum banyak air untuk mencukupi kebutuhan dalam tubuh dan menghindarkan daru dehidrasi berlebihan.

4. Minum Susu
Khusus untuk anak-anak yang ingin belajar berpuasa penuh, maka anda bisa memberikan susu saat sahur dan berbuka. Susu dapat menghindarkan dehidrasi pada anak sebab susu kaya akan kandungan protein, karbohidrat, kalsium, dan elektrolit yang bisa menjaga tubuh tetap terhidrasi.

Baca juga : Tips Berpuasa Sehat Selama Ramadhan

5. Makan Buah Yang Mengandung Banyak Air
Kandungan mineral bukan saja mampu diberikan oleh air putih. Namun anda bisa mengambil manfaatnya dari sumber lain seperti buah-buahan yang mengandung banyak mineral. Anda bisa menikmati beragam buah yang segar seperti melon, semangka, jeruk manis dan lain sebagainya. Selain rasanya enak dan mencukupi kebutuhan air, buah-buahan tersebut dapat memberi asupan nutrisi untuk menjaga stamina Anda selama menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan.

6. Jangan kebanyakan tidur saat berpuasa
And ajuga sebaiknya tidak terlalu banyak tidur saat berpuasa. Walaupun seluruh aktifitas baik dalam bulan puasa adalah pahala namun kebanyakan tidur juga ada dampak buruknya. Saat banyak tidur anda akan merasa sangat lemas saat bangun. Hal ini terjadi karena anda kekurangan cairan tubuh. Olehnya itu untuk menghindari dehidrasi sebaiknya anda mencari aktifitas lain seperti mengaji dan membaca buku agama.

Itulah beragam cara menghindari dehidrasi selama puasa. Walaupun dehidrasi itu pasti terjadi karena anda tidak boleh minum saat berbuk, setidaknya anda bisa mengatasinya dengan cara sederhana diatas. Selamat mencoba.

Manfaat Puasa dalam Memperlambat Penuaan dan Memperpanjang Hidup

Blog Kecantikan - Seruan berpuasa di bulan ramadhan merupakan hal yang wajib bagi seluruh umat muslim di dunia. Di bulan inilah seluruh kebiasaan akan berubah, mulai dari pola makan, suasana jajanan berbuka serta beragam kebiasaan lain yang menandakan bahwa bulan Ramadhan telah menyapa kita semua. 

Tidak semua orang paham secara jelas, mengapa umat muslim dianjurkan berpuasa pada Bulan Ramadhan. Selain karena merupakan rukun Islam dan perintah dari Allah SWT, berpuasa juga banyak memberi manfaat kepada tubuh anda. Sehingga, manfaatnya bisa dirasakan bukan hanya dari umat muslim saja namun untuk semua orang yang ingin berpuasa.

Manfaat Puasa dalam Memperlambat Penuaan

Manfaat Puasa Dalam Memperlambat Penuaan

Beragam penelitian membuktikan bahwa dengan berpuasa anda bisa mendapatkan dua manfaat utama yang akan membuat anda tercengang. Manfaat tersebut adalah memperlambat penuaan dan juga mampu memperpanjang hidup. Sehingga bagi anda yang selalu ingin tampil fresh dan muda maka berpuasa merupakan salah satu dari cara yang bisa anda tempat dengan mudah.

Baca juga : Tips Agar Tetap Cantik Selama Bulan Ramadhan

Mengapa dengan berpuasa maka anda bisa tampil muda dan memperlambat penuaan serta mampu memperpanjang hidup? Jika anda berpuasa maka secara otomatis konsumsi terhadap kalori juga akan berkurang. Dengan mengurangi kalori hingga 10-40 %. Pengurangan jumlah kalori ini tentunya akan membantu tubuh untuk menyeimbangkan jumlah kalori yang dipasok. Dengan begitu anda akan terhindar dari kelebihan kolestrol, tekanan darah tinggi, serta ancaman diabetes. Seperti yang anda ketahui bahwa beberapa penyakit itu sangatlah rentan membuat penderitanya mudah loyo dan akan membuat tubuhnya menciut. Hal ini bisa membuat anda kelihatan lebih tua. Selain itu dengan banyaknya penyakit itu, maka akan membuat anda berpotensi terkena struk dan bisa membuat serangan jantung tiba-tiba.

Dengan berpuasa, maka anda bisa mengontrol seluruh kandungan makanan yang masuk ke dalam tubuh, utamanya jumlah kalori yang bisa memicu beragam penyakit.

Semoga dengan berpuasa selain mendapatkan pahala karena menjalankan kewajiban anda juga bisa memperoleh manfaat lainnya yaitu dengan terhindar dari penyakit dan mampu menyehatkan anda.

Buka Puasa dengan Buah Kurma, Ini Manfaat Menakjubkan

Blog Kesehatan - Telah menjadi rahasia umum bahwa saat berbuka puasa maka sangat dianjurkan untuk berbuka dengan buah kurma. Bahkan dalam sunnah rasul, kurma merupakan menu utama bagi Rasulullah saat berbuka. Apalagi di bulan ramadhan, buah kurma merupakan buah yang sangat mudah didapatkan.

Jangan mengira bahwa anjuran memakan kurma saat berbuka puasa merupakan anjuran dalam islam saja, karena sekedar Sunnah Rasul. Namun anda sangat penting untuk mengetahui manfaatnya bagi kesehatan, apalagi saat berbuka puasa.

Nah, anda adalah orang yang senang mengonsumsi kurma saat berbuka? Anda adalah orang yang beruntung. Di bawah ini akan kami jabarkan, beragam dari manfaat kurma yang bisa anda peroleh saat menjadikannya sebagai menu berbuka.

Manfaat Bagi Kesehatan Buka Puasa dengan Buah Kurma

Berikut Manfaat Buah Kurma untuk Buka Puasa Anda

1. Mudah dicerna
Kurma merupakan salah satu buah yang sangat baik bagi pencernaan. Buah ini merupakan salah satu dari sekian banyak buah yang sangat mudah dicerna daripada beragam jenis buah lainnya. Sehingga saat anda berbuka puasa, dan memakan kurma sebagai santapan awal, maka pencernaan anda tidak akan kaget sehingga perut tidak akan tiba-tiba sakit. Selain itu buah kurma yang dimakan akan mengeluarkan zat yang mengaktifkan sistem pencernaan yang telah beristirahat selama berpuasa. Kesehatan pencernaan tentunya akan tetap terjaga saat anda mengonsumsi kurma saat berbuka.

2. Mengandung gula alami
Selain mudah dicerna, buah kurma juga mengandung beragam zat yang bisa menstabilkan energi anda. Buah kurma mengandung gula alami berupa glukosa, sukrosa, dan fruktosa. Saat berpuasa tentu saja kandungan gula darah anda akan drop, dan segera mungkin saat berbuka sebaiknya anda segera memenuhi kebutuhan gula dalam darah. Namun jangan khawatir, walaupun mengandung gula yang banyak, buah kurma juga rendah kalori sehingga baik untuk menjaga lemak anda.

Lihat : Cara untuk Penderita Maag Saat Puasa

3. Tinggi kandungan serat
Tentunya anda tahu, bahwa kurma tumbuh di daerah gurun yang sangat kekurangan air. Sehingga buah ini merupakan buah yang sangat kurang mengandung air. Namun jangan khawatir, walaupun kurang air kurma tetap saja buah yang mengandung kandungan serat yang tinggi. Dengan mengonsumsi kurma saat berbuka, anda jangan khawatir untuk kekurangan serat saat berpuasa.


4. Sebagai Sumber Energi
Pada pembahasan diatas anda ketahui bahwa kurma mengandung gula alami yang sangat baik dalam mengembalikan energi. Saat berpuasa tentunya kandungan gula dan juga kalori dalam tubuh yang merupakan sumber energi akan berkurang. Sehingga dengan memilih kurma sebagai menu buka puasa akan mampu memenuhi kebutuhan anda tersebut. Tetapi menjadi catatan bagi anda penderita diabetes, sebaiknya batasi makan kurma karena kandungan glukosa yang tinggi juga kurang baik untuk orang dengan diabetes.

5. Menyeimbangkan tingkat keasaman darah
Di dalam buah kurma, mengandung beberapa zat yang mampu menyeimbangkan tingkat keasaman darah. Setelah berpuasa seharian dan menjelang waktu berbuka maka tingkat keasaman darah cenderung meningkat. Hal ini disebabkan jika anda mengonsumsi daging dan karbohidrat ketika makan untuk berbuka puasa.

Ketahui : 4 Asupan Sahur Agar Tidak Lemas Berpuasa

Itulah beberapa dari manfaat kurma saat berbuka puasa. Semoga anda bisa mengambil manfaatnya. Namun ingatlah, jangan untuk berlebihan agar tetap bisa menyeimbangkan kandungannya dalam tubuh anda.

10 Tips untuk Penderita Maag Saat Puasa

BlogDokter - Berpuasa tentu saja adalah menahan lapar dan haus mulai dari waktu imsak hingga buka di waktu maghrib. Hal ini memang sulit namun akan menjadi suatu kebiasaan jika telah memasukinya beberapa hari. Walaupun begitu hal ini juga tidak akan terlihat mudah bagi siapa saja yang menderita penyakit maag, dimana seseorang yang menderita maag tentu saja tidak boleh makan bukan pasa waktu yang tepat. Saat seperti ini, penderita maag pastinya dilema apakah harus tetap berpuasa untuk ibadah atau harus menuruti perut yang selalu nyeri saat terlambat makan.

Tentu saja anda tidak ingin penyakit itu menjadi penghalang dan penghambat anda dalam menjalankan ibadah di bulan puasa, apalagi ibadah puasa harus dijalankan sebulan penuh, dan akan menjadi tantangan tersendiri bagi maag anda.

10 Tips untuk Penderita Maag Saat Puasa

Tips untuk Penderita Maag Saat Puasa
Wanita Megalami Sakit Maag (sumber : klikCARA.com) 
Berikut 10 tips berpuasa bagi yang memiliki riwayat penyakit maag.

1.Tetap menjaga pola makan yang sehat.

2.Banyak mengonsumsi sayur dan buah-buahan.

3.Hindari makanan berlemak.

4.Ketika sahur dan berbuka sebaiknya minum teh manis, dan kurma sebagai pengganti gula.
ADVERTISEMENT
5.Sehabis berbuka lambung kosong. Jadi jangan terlalu dipaksakan makan-makanan yang keras, pedas, dan berlemak.

6.Jangan menerapkan budaya balas dendam selama berpuasa, dengan memakan apa saja secara berlebihan. Ketika puasa, penderit penyakit maag harus tetap makan sahur dan berbuka secara teratur.

7.Minum obat bagi yang berpenyakit kronis, dan tetap melakukan salat Taraweh.

8.Mengonsumsi air yang cukup sebelum dan sesudah sahur.

9.Tidur dengan waktu yang cukup.

10 terakhir Pada malam hari setsudah shalat tarwih, Anda bisa menyantap makan malam yang sehat dan seimbang. Jangan makan berlebihan, dan pastikan untuk minum beberapa gelas air.

demikian 10 Tips untuk Penderita Maag Saat Puasa. Semoga artikel diatas dapat bermanfaat bagi anda.

Baca juga : 10 Cara Cerdas Mendidik Anak Berpuasa
                    10 Manfaat Puasa Bagi Kesehatan

10 Cara Cerdas Mendidik Anak Berpuasa

BlogDokter - Sebentar lagi umat muslim akan menghadapi bulan Ramadhan. Juga dengan Sahabat dokter yang beragama muslim maka tentunya sebentar lagi anda akan menghadapi bulan puasa. Nah jika dari Sahabat Dokter sudah memiliki anak dan ingin mengajari anak anda untuk berpuasa tidak perlu khawatir. Walapun mengajari anak berpuasa gampang-gampang susah, namun hal ini telah menjadi kewajiban para orang tua.

Tapi jangan khawatir, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk melatih anak berpuasa. Inilah cara cerdas melatih anak berpuasa:

10 Cara Cerdas Mendidik Anak Berpuasa

Ilustarasi anak berpuasa
Berikut 10 Cara Cerdas Mendidik Anak Berpuasa

1. Jelaskan tentang Ramadan
Hal pertama yang bisa Sahabat Dokter lakukan adalah menjelaskan kepada anak tentang apa itu Ramadan. Dengan menjelaskan hal tersebut, tentunya bisa membuat si anak bersemangat menjalankan ibadahnya. Jika si anak menyadari betapa pentingnya puasa, maka dirinya akan siap menjalaninya.
ADVERTISEMENT
2. Puasa bertahap Untuk anak-anak yang baru mejalani puasa

Anda bisa mengajarinya untuk berpuasa bertahap yaitu mulai dari sahur hingga pukul 10.00 atau 12.00. Biasanya, secara perlahan anak jadi mau berpuasa hingga waktu berbuka tiba.

3. Beri sahur yang bergizi

Bangunkan anak juga untuk makan sahur selama bulan Ramadan. Berikan si anak makanan yang cukup saat sahur. Menu makanan sahur dibuat sesuai dengan kesukaan si anak dan mengandung gizi yang baik untuknya. Olehnya Sahabat Sahabat Dokter sebaiknya mencari menu makanan yang bergizi

4. Menu favorit Anak makan sahur

Ist Anda juga bisa menyiapkan menu favorit anak untuk sahur atau bebuka puasa. Sebelumnya, Anda bisa bertanya pada anak ingin sahur dan berbuka dengan makanan apa. Dengan begitu, si anak akan lebih termotivasi lagi untuk berpuasa.

5. Bersikap sabar di hadapannya

Sangat penting untuk Anda dan anggota keluarga lainnya tidak menunjukkan rasa lapar dan haus saat berpuasa di depan anak-anak. Tunjukkan pada anak kalau puasa itu harus dijalani dengan kesabaran dan tak boleh mengeluh.

6. Memberi semangat pada anak

Jangan lupa juga untuk memberikan semangat kepada si anak agar dirinya mau terus berpuasa hingga satu bulan lamanya. Misalnya, Anda bisa mengatakan, “Ayoo semangat nak, kamu pasti kuat. Hanya tinggal beberapa jam lagi.” Selain itu, Anda juga bisa mengajak anak untuk menyiapkan menu buka puasa.

7. Jauhkan godaan darinya

Jauhkan segala jenis makanan yang bisa menggodanya untuk berbuka, seperti es krim, cokelat, dan makanan kesukaan si anak lainnya. Sembunyikan makanan tersebut dan usahakan si anak tetap sibuk selama puasa. Anda bisa mengajaknya untuk membaca al-quran, bermain game, dan lain sebagainya.

8. Jangan memarahinya

Jika anak tidak kuat berpuasa atau berbohong, maka sebaiknya jangan langsung dimarahi. Anak berbohong biasanya dikarenakan dirinya tak mau mengecewakan orangtuanya. Alangkah baiknya Anda menasihatinya secara baik-baik saja.

9. Memberikan hadiah

Anda bisa memberikan hadiah jika si anak menjalankan puasa sesua dengan kesepakatan. Tak ada salahnya cara ini dilakukan sebagai bentuk apresiasi atas prestasinya. Agar lebih termotivasi, Anda bisa menjanjikan hadiah tersebut saat lebaran. Itulah cara cerdas melatih anak berpuasa. Sebagai orangtua, sebaiknya Anda mengajarkan anak berpuasa sedini mungkin agar dirinya kelak menjadi anak yang taat pada agama.

10. Memberikan Contoh Yang Baik

Berikanlah anak contoh yang baik saat berpuasa. Janganlah saat berpuasa anda menunujukkan sikap yang buruk, contoh marah-marah dan hal semacam itu. Maka anak akan melihat hikmah puasa lebih dari menahan lapar.

Terima kasih telah membaca 10 Cara Cerdas Mendidik Anak Berpuasa. semoga artikel diatas dapat bermanfaat bagi anda yang ingin memiliki anak yang saleh.

Baca juga : 10 Manfaat Puasa Bagi Kesehatan

10 Manfaat Puasa Bagi Kesehatan

Blog Dokter - Ibadah puasa merupakan ibadah yang unik. Apalagi saat ini menjelang bulan Ramadhan dimana umat muslim wajib melaksanakan ibadah puasa sesuai syariat. Puasa ialah menahan makan dan minum serta hawa nafsu dari fajar hingga matahari tenggelam.

Ibadah puasa merupakan ibadah yang juga sangat bermanfaat bagi kesehatan. Banyak manfaat yang dapat kita raih saat menjalankan ibadah puasa. Sebab dengan berpuasa kita dapat mengistirahatkan organ pencernaan yang selama setahun bekerja sangat keras.

Nah, untuk mengetahui apa saja manfaat berpuasa bagi kesehatan penjelasan di bawah ini dapat membantu anda mengetahui manfaat dalam berpuasa.

10 Manfaat Puasa Bagi Kesehatan

Ilustrasi Orang Berpuasa
Berikut 10 Manfaat Puasa Bagi Kesehatan

1. Saat berpuasa ternyata terjadi peningkatan HDL and apoprotein alfa1, dan penurunan LDL ternyata sangat bermanfaat bagi kesehatan jantung dan pembuluh darah. Beberapa the penelitian "chronobiological" menunjukkan saat puasa ramadan berpengaruh terhadap ritme penurunan distribusi sirkadian dari suhu tubuh, hormon kortisol, melatonin dan glisemia. Berbagai perubahan yang meskipun ringan tersebut tampaknya juga berperanan bagi peningkatan kesehatan manusia.
2. Keadaan psikologis yang tenang, teduh dan tidak dipenuhi rasa amarah saat puasa ternyata dapat menurunkan adrenalin. Saat marah terjadi peningkatan jumlah adrenalin sebesar 20-30 kali lipat. Adrenalin akan memperkecil kontraksi otot empedu, menyempitkan pembuluh darah perifer, meluaskan pebuluh darah koroner, meningkatkan tekanan darah rterial dan menambah volume darah ke jantung dan jumlah detak jantung. Adrenalin juga menambah pembentukan kolesterol dari lemak protein berkepadatan rendah. Berbagai hal tersebut ternyata dapat meningkatkan resiko penyakit pembuluh darah, jantung dan otak seperti jantung koroner, stroke dan lainnya.

3. Jumlah sel yang mati dalam tubuh mencapai 125 juta perdetik, namun yang lahir dan meremaja lebih banyak lagi. Saat puasa terjdi perubahan dan konversi yang massif dalam asam amino yang terakumulasi dari makanan. Sebelum didistribusikan dalam tubuh terjadi format ulang. Sehingga memberikan kesempatan tunas baru sel untuk memperbaiki dan merestorasi fungsi dan kinerjanya. Pola makan saat puasa dapat mensuplai asam lemak dan asam amino penting saat makan sahur dan berbuka. Sehingga terbentuk tunas-tunas protein , lemak, fosfat, kolesterol dan lainnya untuk membangun sel baru dan membersihkan sel lemak yang menggumpal di dalam hati.

4. Puasa bisa menurunkan kadar gula darah, kolesterol dan mengendalikan tekanan darah. Itulah sebabnya, puasa sangat dianjurkan bagi perawatan mereka yang menderita penyakit diabetes, kolesterol tinggi, kegemukan dan darah tinggi. Dalam kondisi tertentu, seorang pasien bahkan dibolehkan berpuasa, kecuali mereka yang menderita sakit diabetes yang sudah parah, jantung koroner dan batu ginjal. Puasa dapat menjaga perut yang penuh disebabkan banyak makan adalah penyebab utama kepada bermacam-macam penyakit khususnya obesitas, hiperkolesterol, diabetes dan penyakit yang diakibatkan kelebihan nutrisi lainnya.

5. Sedang di antara manfaat puasa ditinjau dari segi kesehatan adalah membersihkan usus-usus, memperbaiki kerja pencernaan, membersihkan tubuh dari sisa-sisa dan endapan makanan, mengurangi kegemukan dan kelebihan lemak di perut.

6. Termasuk manfaat puasa adalah mematahkan nafsu. Karena berlebihan, balk dalam makan maupun minum serta menggauli isteri, bisa mendorong nafsu berbuat kejahatan, enggan mensyukuri nikmat serta mengakibatkan kelengahan.

7. Penghentian konsumsi air selama puasa sangat efektif meningkatkan konsentrasi urin dalam ginjal serta meningkatkan kekuatan osmosis urin hingga mencapai 1000 sampai 12.000 ml osmosis/kg air. Dalam keadaan tertentu hal ini akan member perlindungan terhadap fungsi ginjal. Kekurangan air dalam puasa ternyata dapat meminimalkan volume air dalam darah. Kondisi ini berakibat memacu kinerja mekanisme local pengatur pembuluh darah dan menambah prostaglandin yang pada akhirnya memacu fungsi dan kerja sel darah merah.

8. Dalam keadaan puasa ternyata dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Penelitian menunjukkan saat puasa terjadi pengkatan limfosit hingga sepuluh kali lipat. Kendati keseluruhan sel darah putih tidak berubah ternyata sel T mengalani kenaikkan pesat. Perubahan aksidental lipoprotein yang berkepadatan rendah (LDL), tanpa diikuti penambahan HDL. LDL merupakan model lipoprotein yang meberika pengaruh stumulatif bagi respon imunitas tubuh.

9. Pada pelitian terbaru menunjukkan bahwa terjadi penurunan kadar apobetta, menaikkan kadar apoalfa1 dibandingkan sebelum puasa. Kondisi tersebut dapat menjauhkan seragan penyakit jantung dan pembuluh darah.

10. Penelitian endokrinologi menunjukkan bahwa pola makan saat puasa yang bersifat rotatif menjadi beban dalam asimilasi makanan di dalam tubuh. Keadaan ini mengakibatkan pengeluaran hormon sistem pencernaan dan insulin dalam jumlah besar. Penurunan berbagai hormon tersebut merupakan salah satu rahasia hidup jangka panjang.

Demikian 10 Manfaat Puasa Bagi Kesehatan. Semoga artikel diatas dapa bermanfaat bagi anda.

Baca Juga : 10 Manfaat Gerakan Sholat untuk Kesehatan
                     10 Cara Cerdas Mendidik Anak Berpuasa